Soeratin 2018 Group M, Persid Yunior Bantai Persiga Trenggalek 3-1

0
639

JEMBER, radar-x.net – Lanjutan putaran Soeratin 2018, di group M, antara Persid yunior Jember, berhasil membantai Persiga yunior Trenggalek dengan angka 3-1 telak. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion JSG Ajung Jember. Senin (27/8/18).

Dalam pertandingan yang hanya di ikuti Persid yunior Jember, Arema FC Malang dan persiga Trenggalek itu akan berlangsung tiga hari. Yakni Senin 27 Agustus hingga Rabu 29 Agustus 2018.

Pada pertandingan babak pertama, begitu peluit berbunyi, pertandingan banyak di kuasai oleh pemain tuan rumah Persid U-17. Bola banyak bermain di daerah Persiga Trenggalek. Umpan dari kaki ke kaki yang di lakukan pemain Jember baru berhasil pada menit 40, setelah gol yang dicetak Anggit berhasil membobol gawang lawan dengan skor 1-0 untuk Jember.

Permainan anak didik M. Muzamil semakin di atas angin dan dapat menguasai permainan, hingga babak 1 berakhir keadaan tetap 1-0 untuk Jember.

Babak 2, serangan silih berganti kedua tim, Persiga Trenggalek mengandalkan serangan balik pada Jember. Tak disangka pada menit 61, pemain depan Anggit kembali cetak gol, sehingga skor berubah 2-0 untuk pemain Jember. Meski demikian para pemain Persiga tidak patah semangat, dan tetap ingin membalas gol yang telah bersarang 2 gol tanpa balas.

Pada Menit 70, tanpa disangka Gugus Farhan berhasil memasukkan bola dan terjadi gol pada gawang Jember, skor berubah 2-1. Para pemain Persiga dengan semangat sekali ingin menyamakan gol dengan Jember. Namun sayang malah pada Menit 75, M. Dandy Irawan berhasil memasukkan bola skor berubah 3-1 untuk pemain Jember, Bahkan hingga peluit panjang berbunyi skor tetap 3-1 untuk Persid Jember.

Coach Persid U-17, Muzamil mengatakan, ” seharusnya anak-anak kalau lebih tenang tentunya hasil terakhir akan berbeda, hanya anak-anak kurang tenang saja. Secara tim sudah berjalan pada saat bermain dan telah terjalin komunikasi antar lini tak ada masalah,” kata mantan pemain ini.

Muzamil menjelaskan, optimis pada pertandingan terahir melawan Arema FC akan bermain habis-habisan. Karena kedua pelatih tim sudah memegang kartu AS yang akan di jalankan anak didiknya masing-masing tersebut.

” Memang anak-anak lemah pada penyelesaian akhir, bahkan kadang yang seharusnya menjadi gol terkadang gagal karena kurang tenangnya dalam penyelesaian akhir tersebut. tentunya hal itu jadi perhatian tim pelatih,” ungkap Muzamil.

Asisten Coach persiga U-17, Steven Eko mengatakan, bahwa persiga ini adalah tim yang datang dari desa dan kota kecil, tentunya pihaknya masih mencari pengalaman dibanding yang lain, meskipun persiapan tim tersebut sudah 1 tahun. Menurutnya hal ini murni hasil dari pembinaan internal sendiri. bahkan tidak ada satupun yang berasal dari luar daerah.

” Itung-itung mencari pengalaman dulu, dan ini adalah pertandingan yang pertama keluar kandang. Kami akan banyak mencari ilmu dari tim lain ini termasuk dari Jember sendiri. Dengan kekalahan tadi, diharapkan besok anak-anak harus bermain semaksimal mungkin untuk meraih poin pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.

” Tim ini memang sengaja akan di proyeksi untuk POR Provinsi yang akan datang. bahkan semua pemain ini akan masuk tim, dan dari Soeratin ini tentunya kami akan tetap melakukan evaluasi lagi apakah ada penambahan pemain atau tidak. Itu yang akan kami lakukan,” pungkas Steven. (Rez/Bas/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.