LSM KPK Nusantara Siapkan Laporkan Dugaan Penyimpangan ADD Desa Bandar Baroe

0
582

ACEH TIMUR, radar-x.net – LSM KPK Nusantara melalui Kepala Bidang (Kabid) Investigasi DPD Provinsi Aceh, siap laporkan Dugaan Penyimpangan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2015 – 2017 Gampong/Desa Alue Patong Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur ke pihak Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polres Aceh Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabid Investigasi Syahrudin Adi Putra, HAM kepada awak media Jum’at (10/08/2018) dikawasan Pusat Pemerintahan Aceh Timur.

” Kami sedang menggodok dan analisa temuan bukti-bukti Dokumen serta alat bukti berhasil kami kumpulkan selama ini. Ternyata sudah sangat cocok untuk dilaporkan ke pihak hukum,” ujar Syahrudin Adi Putra, HAM.

Selanjutnya kata Syahrudin, “Saya terus melakukan pengembangan sesuai Tugas Pokok dan Fungsi saya sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), PP No 71 Tahun 2000 Tentang Peran serta Masyarakat dalam Pembrantasan Korupsi. UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. UU No 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas KKN. PP No 68 Tahun 1999 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran serta masyarakat Dalam Penyelenggaraan Negara.
PP No 45 Tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Perki No 1 Tahun 2010 Tentang Standard Pengelolaan Informasi Publik. Perki No 1 Tahun 2013 Tentang Prosedur Sengketa Informasi.

Menurut Syahrudin, “Hasil konfirmasi dengan Kadis DPMG Aceh Timur, Maimun, SE., Ak., M.Si. diruang kerjanya terkait pernyataan TPK Desa Bandar Baru alias Bortren Furqan. “Kalau mau periksa berkas kami, harus ada Surat Tugas, kalau tidak bawa Surat Tugas harus ke pihak Kecamatan. Ini hasil konsultasi saya dengan pihak Dinas PMG Aceh Timur. Yang berhak periksa kami Hanya Inspektorat dan pihak kecamatan,” itu pernyataan Furqan kepada awak media Rabu (01/08/2018).

” Pernyataan Ketua TPK Desa Bandar Baroe Furqan tersebut kami nilai telah melakukan pembohongan publik, apa lagi pernyataan itu disampaikan didepan publik kepada awak media diduga dengan tujuan membela dirinya dari indikasi dugaan korupsi DD semasanya,” terang Syahrudin AP.

Diakhir keterangannya, Syahrudin katakan, “Jadi sudah satu paket pelaporan terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan DD oleh para oknum, juga dugaan pembohongan publik dan keterangan palsu,” tutupnya. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.