LSM KPK Nusantara Desak Pihak Hukum Hentikan Proyek-Proyek Bermasalah Di Aceh

0
714
Kabid Investigasi LSM KPK Nusantara DPD Provinsi Aceh Syahrudin Adi Putra.

BANDA ACEH, radar-x.net – LSM KPK Nusantara desak pihak hukum terkait di Provinsi Aceh, agar segera menghentikan pengerjaan proyek – proyek yang diduga bermasalah terutama kegiatan tanpa kantongi izin – izin yang telah diatur dalam perundang – undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun Anggaran 2018 sumber Dana APBN dan APBA termasuk dikerjakan oleh pihak perusahaan rekanan cacat hukum.

Hal tersebut disampaikan Kabid Investigasi LSM KPK Nusantara DPD Provinsi Aceh Syahrudin Adi Putra kepada awak media Kamis (05/07/2018) di Banda Aceh saat melakukan klarifikasi beberapa item kegiatan proyek sedang dalam proses pengerjaan di beberapa kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Aceh sumber Dana APBN dan APBA.

“Saya siap support data dan bukti – bukti temuan akurat dari kegiatan pengerjaan proyek yang diduga cacat secara hukum tersebut. Saya sudah kantongi bukti – bukti akurat terkait proses pelelangan, pelanggaran aturan mengikat dan perusahaan rekanan diduga cacat secara hukum,” ujar Syahrudin Adi Putra.

Dijelaskannya, bahwa LSM KPK Nusantara akan segera menyurati pihak hukum terkait temuan dugaan pelanggaran hukum proyek – proyek tersebut dan akan berikan tembusan hingga ke pihak pusat, guna efektifnya pelaksanaan serta penyelamatan Anggaran Negara oleh pihak – pihak yang mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Berdasarkan pantauan langsung media radar-x.net saat mendampingi langsung Kabid Investigasi LSM KPK Nusantara DPD Provinsi Aceh dalam mengumpulkan kelengkapan bukti dan alat bukti dugaan pelanggaran hukum beberapa proyek fisik sumber Dana APBN dan APBA di ibukota Provinsi Aceh terlihat jelas, semua proses pelelangan paket pembangunan terkesan ala bagi – bagi nasi kotak.

Selain itu, pelelangan terkesan formalitas, sehingga ditemukan pemenang salah satu paket APBN adalah perusahaan rekanan telah backlist yang beralamat di Kota Langsa. (Adi Selitonga)