Penyakit DBD Mewabah, Tiga Instansi Lakukan Fogging

0
601
Penyakit DBD Mewabah, Tiga Instansi Lakukan Fogging
Anggota Koramil saat melakukan Fogging di Kelurahan (Foto:Sukri) 

BONDOWOSO, Radar-X.Net – Seiring tingginya intensitas hujan saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue(DBD) dan chikungunya.
Curah hujan seperti saat ini, perkembangan nyamuk Aedes Aygepty sangat tinggi. Dinas kesehatan Bondowoso beserta Instansi terkait menghimbau kepada masyarakat agar terus melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk(PSN) dengan membudayakan kerja bakti dan 3 M. 
Berkaitan denga hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso melalui Puskesmas Kota kulon bekerja sama dengan Koramil 0822/01 Bondowoso melakukan pengasapan (fogging) dalam upaya memberantas sarang nyamuk.
Kegiatan Fogging tersebut diikuti oleh Danramil 0822/01 Bondowoso, Kapten Inf. Sutaji, Babinsa Dabasah Serda Saripin, Yonathan Wahyu Kristanto dari Dinkes Bondowoso serta perangkat dari kelurahan dan Ketua RT tempat dilaksankannya Fogging.
Dalam kesempatan itu Danramil 0822/01 Bondowoso Kaptem Inf. Sutaji disela sela kegiatan menyampaikan, “Sebagai pencegahan terhadap penyakit yang penularannya melalaui nyamuk kita harus membunuh jentik nyamuk melalui kerja bakti, membersihkan selokan, mengubur kaleng-kaleng bekas dan menggunakan abate, agar jentik nyamuk ini bisa mati,” ujarnya.
Ditanya soal pemberantasan nyamuk dewasa, Dinas kesehatan Bondowoso terus melakukan pengasapan (fogging). Akan tetapi, menurut Yonathan Wahyu Kristanto petugas dari Dinkes Bondowoso, Fogging ini ada standar operasionalnya. Artinya, proses fogging hanya dilakukan jika disuatu tempat ada penderita penyakit yang disebabkan oleh nyamuk tersebut.
“Kalau ada penderita kita langsung fogging. Tapi kalau tidak ada penderita kita melakukan fogging, ditakutkan nyamuk aedes agypty ini akan kebal dengan senyawa kimia yang terkandung dalam obat fogging,” jelasnya. 
Oleh karena itu, lanjut Yonatan, upaya pencegahan melalui pemberantasan sarang nyamuk adalah cara paling efektif untuk mencegah wabah penyakit.
“Saya berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dari genangan air yang bisa dijadikan sarang nyamuk. Karena cara paling efektif dan murah untuk mencegah penyakit DBD dan chikungunya 
adalah dengan pemberantasan sarang nyamuk. Ingat, mencegah lebih baik dari mengobati,” pungkasnya.(Sukri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.