Tak Ada Papan Nama, Proyek Jembatan Tak Kunjung Selesai

0
563
Tak Ada Papan Nama, Proyek Jembatan Tak Kunjung Selesai
Proyek Jembatan Tidak Ada Papan Nama (Foto: Fik)

JEMBER, radar-x.net – Dugaan mark’up proyek jembatan di dusun Siraan, desa Tisnogambar, Kec. Bangsalsari. Dana proyek jembatan dengan panjang 5 meter dan luas 2 meter di bangun dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2016.

Pengerjaan proyek tersebut sudah lama, dan sampai sekarang belum rampung.

Hal ini membuat masyarakat resah dan akan menuntut kejelasan dari kepala desa setempat tentang proyek tersebut.

Melihat dari segi kondisi jembatan, jembatan tersebut tidak bisa di lalui oleh pejalan kaki, Dikarenakan pada bahu jembatan belum terisolir dengan uruk sehingga masih dalam bentuk jurang dan pada sisi jembatan belum ada pagar pembatas.

Proyek jembatan ini di kerjakan swakelola dari desa. Di sekitar proyek tidak ada papan proyek, sehingga masyarakat tidak tau berapa jumlah anggaran yang di anggarkan untuk proses pembangunan jembatan.

“Kalau ada bahan dan material, baru ada pengerjaan. Para pekerja sering libur, karena bahan dan material yang datang tidak tepat waktu”. Kata salah satu tukang proyek tersebut.

Salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa pengerjaan proyek jembatan ini cukup lama dan terkesan asal-asalan dikarenakan pantauan kami(masyarakat-red) tukangnya selalu libur karena kehabisan bahan. “Kami tidak tau mas, ini anggaran dari mana, berapa anggarannya, selesainya kapan, karena tidak ada papan proyeknya.” Jelas salah satu warga saat dikonfirmasi RADAR-X, Selasa(07/02/2017).

Akbibat kejadian ini, LSM Komunitas Pemantau Korupsi (LSM-KPK), turun kelokasi dan membenarkan kalau pengerjaan proyek tidak menganut asas transparansi publik. “UU No. 14/2008 tentang keterbukaan informasi publik wajib kita junjung tinggi, karena masyarakat juga berhak mengetahui segala proses pembangunan yang ada di setiap desa. Karena peran serta masyarakat juga diatur dalam PP No.70/2000, masyarakat sebagai pengawas regulasi pembangunan daerah.” Ungkap ketua umum LSM KPK, Subhan Adi Handoko, SH., melalui ketua DPC Kab. Jember, Taufik Andriyanto.

Hal senada dilontarkan oleh Taufik, kami akan mengirimi surat kepada Inspektorat Kab. Jember agar supaya kepala desa terkait diberi tegoran dan segera menyelesaikan pembangunan jembatan itu, semua itu demi asas manfaat untuk masyarakat. Pungkas ketua LSM KPK Dpc. Jember. (Bayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.