Pemkab Rohul, Tetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

0
496
Pemkab Rohul, Tetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan
Plt. Bupati Rohul, H. Sukiman, saat memimpin Apel (Foto:FW) 

ROKAN HULU, Radar-X.Net – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama TNI-Polri setempat melakukan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya dengan mengaktifkan Masyarakat Peduli Api(MPA) sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana asap.
Plt. Bupati Rohul H. Sukiman kepada wartawan, Rabu (1/2) usai mempimpin apel siaga pencegahan Karhutla dan Wabah penyakit DBD tahun 2017 yang dipusatkan di Bandata Tuanku Tambusai di Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo menyampaikan, ‘’saya berharap TNI-Polri bersama BPBD Rohul dan pemangku kepentingan lainnya untuk dapat melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik bersama masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dini, mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Rokan Hulu,’’ katanya
        
Apel Siaga karlahut ini di ikuti personil TNI-Polri, Kepala SKPD, Camat, Kades se Rohul serta murid Sekolah Dasar terdekat di Kecamatan Rambah Samo. Tampak hadir Kadispers Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Kolonel Adm Dodi Sumardi, Kepala Keselamatan Kerja (Kalamja) Korpaskhas Bandung Kolonel Pas Novlamirsyah.
       
Disamping itu, Kapolres Rohul AKBP Yusuf Rahmanto SIK. MH., beserta istri, Kasdim 0313 KPR Mayor Hermen Anzamal Koto, Kalapas Klas II B Pasirpengaraian Muhammad Lukman, Sekda Rohul Ir. Damri Harun MM, Ketua GOW Rohul Hj. Peni Herawati Sukiman, serta Kepala Dinas dilingkungkan Pemkab Rohul.
        
Menurutnya, apel siaga pencegahan Karhutla ini sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Nasional(Rakornas) pencegahan Karhutla di Istana Presiden di Jakarta, Senin (23/1) lalu. Dimana Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada kepala daerah untuk melakukan pencegahan secara dini, diantaranya melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan serta pemilik lahan dan perusahaan perkebunan.
        
Kepada pihak perusahaan yang memiliki kawasan konsensi perkebunan harus terus menjaga lahannya agar tidak terbakar.
Sukiman menyebutkan, bencana asap akibat terjadinya Karhutla hampir setiap tahun terjadi di Riau khususnya Rokan Hulu. Maka dari itu untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla, semua pihak selalu bekerja sama.
Pemilik lahan, baik itu pribadi maupun perusahaan perkebunan, agar selalu waspada mencegah secara dini agar lahannya tidak terbakar.
        
Diakuinya, Kabupaten Rohul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang terdeteksi rawan terjadinya Karhutla. Dimana pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurut Karhutla yang dimulai 16 Januari hingga 120 hari kalender. Hal itu berdasarkan prediksi BMKG serta hasil Rakornas antisipasi Karhutla di Provinsi Riau.
        
Disamping itu, pada 17 Januari lalu, Rohul terdeteksi beberapa hotspot dari pantauan satelit Tera/Aqua dan Satelit NOAA yang tersebar di tiga kecamatan yakni Rokan IV Koto tiga titik, Kecamatan Tandun 1 titik dan Kecamatan Bonai Darussalam 1 titik.
“Rohul meningkatkan kewaspadaan dini dengan menyatukan visi seluruh elemen dan instansi dalam melakukan pencegahan Karlahut di Rohul, dengan dilaksnakan Apel Siaga pencegahan Karhutla 2017,’’ tuturnya.
        
Ia berharap, dengan ditetapkannya status siaga darurat karhutla, seluruh pemangku kepentingan mulai dari  Kades, Babinsa, Babinkamtibnas, Kapolsek, Danramil, Camat dapat bersama-sama memberikan penyadaran kepada masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan mencegah bahaya Karhutla. Hal ini didasari besarnya dampak bahaya dan kerugian materil yang ditimbulkan dari karhutla.
        
Dia juga mengingatkan perusahaan agar tidak melakukan pembakaran lahan, karena pada tahun ini pemerintah akan benar-benar melakukan pengawasan yang ketat. Jika terbukti, maka perusahaan yang sengaja atau tidak sengaja membakar lahan akan dijatuhi sanksi.
        
‘’Jangan sampai ada lagi aktifitas pembakaran lahan, kita hamba perusahaan jangan ada yang bakar lahan, jika nanti ditemukan, maka sanksinya tegas kita bisa cabut izinya.’’ tegas Sukiman.
Dia menambahkan, sejumlah kecamatan di Rokan Hulu rawan Karhutla akan menjadi perhatian khusus, dimana Kepala Desa beserta jajarannya diminta untuk mengawal dan melarang aktivitas pembakaran sekecil apapun sehingga memperkecil ancaman terjadinya karlahut diwilayah
tersebut.
        
‘’Penetapan status siaga darurat karhutla, wujud perhatian Pemkab Rohul, dalam mencegah dan upaya maksimal mengurangi resiko dari bencana kabut asap. Meski saat ini tidak ditemukan titik api di Rohul, tapi harus tetap siaga terjadinya Karhutla,’’ pungkasnya. (FW/Lis).
Baca Juga:  Mohammad Asis SH., Calon Legislatif Dapil 5 Bondowoso Niat Iklas Untuk Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.