Musrenbang Kecamatan Jambesari, Komisi IV DPRD Bondowoso Ajak Gali Potensi

0
703
Musrenbang Kecamatan Jambesari, Komisi IV DPRD Bondowoso Ajak Gali Potensi
Suasana saat musrenbang kecamatan (Foto:Abas) 
BONDOWOSO, Radar-X.Net – Dalam rangka menindaklanjuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan(Musrenbang) tingkat desa, kali ini diselenggarakan di tingkat kecamatan, tepatnya di balai Pendopo Kecamatan Jambesari Darussholah, Kab. Bondowoso yang bertemakan “Pemerataan Pelayanan Dasar, Pengembangan Ekonomi Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi, Potensi Unggulan Dalam Rangka Pengentasan Daerah Tertinggal”. Kamis (16/02/2017)
Giat acara tersebut dihadiri oleh, Tofan Sos.MM., Camat Jambesari, H. M. Anshori Anggota DPRD komisi IV, Puspo Pranoto ST. M.Si dari Bappeda, Dansubramil Wiwid Ari, perwakilan Polsubsektor Brigadir Rofikah Ronni SH., kasi lintas sektor, seluruh kepala desa se Kec. Jambesari, beserta jajarannya, dinas pendidikan, Instasnsi Kesehatan serta diikuti beberapa undangan yang lainnya. 
Tofan Sos.MM., camat Jambesari dalam sambutannya menyampaikan, bahwa musrenbang kali ini merupakan sebagai tindak lanjut dari musrenbang tingkat desa yang sudah dilaksanakan dan terealisasi oleh masing-masing instansi terkait usulan-usulan yang sudah di ajukan pada Musrenbangdes dan dibawa ke musrenbang tingkat Kecamatan yang selanjutnya akan dibawa ke tingkat Kabupaten. 
Ia menjelaskan, bahwa pembangunan pada hakekatnya merupakan upaya yang dilakukan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945.
“Kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah. Seperti halnya akses jalan di wilayah Kecamatan  Jambesari Darussholah yang kondisinya sudah sangat rusak, tapi Alhamdulillah…!!! ada informasi dari Dinas terkait bahwa akan segera dibangun.” tuturnya. 
Sementara H. M. Anshori, selaku anggota komisi IV DPRD Bondowoso, mengungkapkan syukur Alhamdulillah atas terlaksananya Musrenbang ini. 
Dikatakannya, bahwa pihaknya akan mengawal program-program yang telah terkaver ditingkat Desa maupun Kecamatan dengan harapan Usulan yang diprioritaskan terlaksana.
Ia menghimbau kepada seluruh Kepala desa dengan adanya Dana Desa (DD) agar dipergunakan dengan baik dan dimanfaatkan untuk kepentingan Masyarakat, pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik, dengan harapan masyarakat bisa merasakan manfaat dari Dana tersebut.
“Untuk para kepala Desa harus bisa mempunyai inovasi dan ide-ide yang positif dalam penggunaan Dana tersebut, untuk menggali potensi yang ada di wilayah Bondowoso khususnya di Desa-desa, dengan harapan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bondowoso. Karna Kabupaten Bondowoso ini masih menyandang predikat Kabupaten tertinggal salah satu faktor Pendapatan Asli Daerah(PAD) yang sangat kecil.” Jelas H. Anshori. 
Sedangkan Puspo Pranoto ST.M.Si., dari BAPPEDA menyampaikan, bahwa perencanaan selalu berkaitan dengan masa depan suatu Bangsa atau Daerah ke arah yang lebih baik dari masa kini. 
Ia juga menjelaskan, bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) adalah Forum antar pelaku pembangunan dalam rangka menyusun rencana pembangunan Nasional dan rencana pembangunan Daerah. 
“Dengan demikian Musrenbang Kecamatan yang sedang dilaksanakan adalah forum musyawarah tahunan untuk para stakeholder atau pihak-pihak dan pelaku yang peduli terhadap isu dan permasalah pembangunan di Kecamatan guna mendapatkan masukan program dan kegiatan prioritas dari Desa serta menyepakati rencana kegiatan lintas Desa di Kecamatan sebagai dasar penyusunan rencana kerja pembangunan Kecamatan,” paparnya. 
Ia menambahkan, bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam forum Musrenbang ini merupakan sesuatu yang mutlak dan selaras dengan semangat otonomi daerah. Ini berarti bahwa sejak proses perencanaan dan atau pengambilan kebijakan publik masyarakat luas harus terlibat secara nyata sehingga produk kebijakan program kegiatan pembangunan selaras dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
“Demikian juga dalam hal implementasi dan pengawasan pembangunan, masyarakat juga diberikan ruang dan diharapkan untuk terlibat secara proporsional sebab masyarakat merupakan subyek sekaligus obyek pembangunan. Mengajak semua yang hadir dalam forum Musrenbang agar terus berikhtiar, bekerja bersama-sama diatas landasan kelebihan dan kekurangan kita sebagai manusia sehingga baik Pemerintah Daerah dan masyarakat dan dunia usaha dapat saling mengisi dan melengkapi demi masa depan Kabupaten Bondowoso yang maju dan sejahtera. Sehingga Bondowoso tidak lagi jadi Kabupaten tertinggal.“ Tutupnya.
Sebagai Akhir acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh ustad Waid Kades Sumberjeruk. Acara berlangsung khidmat, aman dan sejahtera. (Abas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.