Kapten Inf. Muhammad Safri, SH. Pimpin Langsung Pembuatan Jembatan Bambu

0
644
Kapten Inf. Muhammad Safri, SH. Pimpin Langsung Pembuatan Jembatan Bambu
Kapten Inf. Muhammad Safri, SH. Saat Pimpin Langsung Pembuatan Jembatan Bambu (Foto:Sukri) 

BONDOWOSO, Radar-X.Net – Berawal dari patroli pemantauan wilayah yang rutin di lakukan oleh Babinsa Desa Sumber Salak, berbuah manis untuk masyarakat yang tinggal di Desa Sumber Salak Kec. Curahdami dan Desa Gunung Sari Kec. Grujugan.
Pasalnya, segera akan di buat jembatan bambu yang akan menghubungkan Dua Desa yang berbatasan langsung. 
Kondisi batas Desa berada pada garis sungai sepanjang Wilayah kedua Desa sehingga menyulitkan saling mengunjungi. Apalagi sungai tersebut lumayan dalam di mana dinding sungai sangat tinggi sehingga menyulitkan untuk menyeberang tanpa menggunakan alat khusus dari tali. Ibarat kata pepatah “tak ada akar rumput pun jadi”.
Maka dengan modal semangat dan nekad Babinsa Sumber Salak Serda. Saiful Akbar berinisiatif dan berencana membuat Jembatan dari bambu. Maka mulailah melakukan kordinasi secara intensif dengan Kades, Tokoh masyarakat, Pemuda dan komponen lainnya yang ada di RT. 06 RW 03 Dusun Taman, tentang begitu pentingnya membuat jembatan Bambu agar akses jalan Dua Desa ini masyarakatnya dapat dengan mudah saling berkunjung walaupun kemampuan jembatan hanya bisa untuk roda dua dan pejalan kaki.
Setidaknya hasil kebun masyarakat kedua Desa tersebut dengan adanya jembatan bambu bisa menggunakan jalan pintas sehingga tidak lagi mengikuti jalan yang jauh berputar dan berbelok-belok hingga sampai ke Pasar Desa.
Ide dan pemikiran Babinsa di sambut baik oleh Masyarakat di Desa Sumber salak. Dan memulai pekerjaan pembangunan jembatan yang terbuat dari bambu dengan tenaga teknis dan supervisi langsung dari Babinsa Sumber Salak Serda Saiful Akbar dengan bekerja bergotong royong bersama 3 pilar Desa dan masyarakat. Sedangkan sumber pendanaan adalah Swadaya dari masyarakat.
“Pembuatan jembatan Sudah di mulai minggu ini, dan pemasangannya pada hari Selasa 21 Pebruari 2017. Insya Allah pekerjaan di rencanakan hari sabtu 25 Pebruari 2017 akan rampung 100 %.” Jelasnya. 
Ditambahkannya, sampai dengan saat ini perkembangan kemajuan pisik pekerjaan sudah mencapai 85 %. Sehingga tersisa tinggal 15 %, phinising plaster sambungan cor batas bambu ujung dekat dan ujung sebelah.
Sementara di tempat terpisah di lokasi Pembuatan Jembatan bambu tersebut ada Komandan Koramil 0822/02 Cubin Kapten Inf Muhammad Safri, SH.,
Dalam keterangannya terkait pembangunan jembatan bambu sebagai akses jalan pintas dua Desa tersebut mengatakan, sebagai Danramil atau Babinsa harusnya selalu bisa berpikir keras dan bekerja keras untuk membantu mengatasi kesulitan Masyarakat di Wilayah.
“Caranya sering hadir dan berada di wilayah sehingga lebih mudah memahami kesulitan masyarakat. Salah satu contohnya wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan, yaitu Kec. Grujugan dan Kec. Curahdami di bagian barat, ada wilayah Desa  dari dua Kecamatan terisolir padahal hanya di batasi sungai dengan lebar 12 meter sepanjang dua Desa. Yaitu Desa Sumber Salak dan Desa Gunungsari.” Ungkapnya. 
Ia menambahkan, dengan adanya jembatan bambu ini di harapkan menjadi solusi sementara oleh masyarakat  yang tinggal di dua Desa tersebut, sehingga tidak terisolir lagi.
“Sambil menunggu program prioritas pemerintah Desa dalam rangka pembuatan jembatan permanen. Sebagai akses jalan baru maka jembatan bambu ini kalau sudah selesai saya pastikan bisa di lewati roda dua sambil membawa hasil kebun masyarakat di dua Desa Tersebut untuk di jual ke Pasar,” pungkas Danramil. (Sukri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.