Gabungan 4 LSM Sebut Pelaku Pemalsuan Akte YPW Tidak Dipenjara

0
473
Gabungan 4 LSM Tuntut Sebut Pelaku Pemalsuan Akte YPW Tidak Dipenjara
Empat (4) LSM Saat Unras Di Halaman Makopolda Riau. (Foto: Helmi)

PEKANBARU, radar-x.net – Sekitar ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi 4 Lembaga Swadaya Masyarakat Nasional (LSM) Provinsi Riau, menyerbu Makopolda Riau, Jalan Sudirman, Jumat (24/2/2017) pukul 15.30 Wib, menuntut Polda Riau membebaskan Rajadi alias Awie Tongseng.

Dalam aksinya, para demonstrasi, menyorakin “Bebaskan segera Awei Tongseng dari tuntutannya”. Awie yang merupakan Wakil Ketua I Yayasan Perguruan Wahidin, ditangkap pada tahun 2014 dengan tuduhan tindak pidana penggelapan dalam jabatan Yayasan Perguruan Wahidin (YPW) Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil.

“Dalam putusan sidang di Rohil, yang bersangkutan sudah dinyatakan tidak bersalah. Kenapa dia masih ditahan lagi oleh pihak kepolisian,” ungkap Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Provinsi Riau, Dwiki Zulkarnain kepada RADAR-X, Jumat (24/2/2017).

Lanjut Dwiki mengatakan, Awie Tongsong merupakan tokoh pendidikan yang terkena diwilayahnya, dimana beliau dijadikan objek untuk menutupin kasus seseorang yang telah melakukan pemalsuan data akte Yayasan tersebut.

“Sebenarnya Awei ini tidak bersalah, kenapa ditahan. Sementara ada seseorang pelaku yang terbukti memalsukan data akte Yayasan, jadi intinya pelaku itu mempermasalahkan Awei sebagai penggelapan jabatan di Yayasan,” sebut Dwiki.

Menurut Asanto, selaku Seketaris Yayasan Perguruan Wahidin (YPW), segera mungkin Awie dapat dibebaskan yang terbukti tidak bersalah dalam kasus penggelapan jabatan.

“Kita menuntut keadilan disini, sementara dugaan kasus penggelapan jabatan ini sebenarnya tidak terdapat kerugian ditubuh struktur YPW. Anak yayasan sudah lama menunggu kedatanganya kembali untuk memimpin diperguruan,” ulasnya.

Sementara perwakilan dari pihak Polda Riau yang menyambut kedatangan para demonstrasi, mengatakan akan melakukan proses penyelidikan mendalam. Namun akan dilakukan praperadilan.

“Jika beliau tidak terbukti bersalah dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan akan dibebaskan dengan cara melalui jalur hukum praperadilan,” singkatnya.

Para demonstrasi langsung membubarkan diri dengan tertip setelah mendengarkan hasil keputusan yang disampaikan perwakilan Polda Riau.(Helmi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.