Diduga Dana Pajak Untuk Talangan Kegiatan Banyuwangi Batik Festival 2016

0
576
Diduga Dana Pajak Untuk Talangan Kegiatan Banyuwangi Batik Festival 2016
Ketut, Kadisperindag yang baru (Foto:Dafid) 
BANYUWANGI, Radar-X.Net – Kemeriahan ajang tahunan ke empat Banyuwangi Batik Festival(BBF) 2016 yang sempat dihadiri Ketua DPR RI Ade Komarudin, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Ketua Bekraf Triawan Munaf, diduga meninggalkan masalah di instansi penyelenggara dinas perindustian dan perdagangan Banyuwangi.
Pasalnya, kasak kusuk persoalan dana pajak kegiatan diseluruh bidang pada dinas perindustian dan perdagangan Banyuwangi terus mengelinding tanpa jelas siapa yang harus bertanggung jawab, dana yang mestinya disetorkan kepada dinas pendapat daerah tersebut di belanjakan untuk menutupi biaya kegiatan Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2016 lalu.
Informasi yang berkembang dana pajak kegiatan tersebut menjadi masalah internal yang belum terselesaikan dan dalam pemeriksaan inspektorat atau badan pengawas kabupaten Banyuwangi.
Ironis nya, masing-masing harus membayar kembali dana pajak kegiatan tersebut.   
Sejumlah wartawan dan LSM Lidik. LSM KPJ Merah Putih yang mencoba mencari informasi di disperindag Banyuwangi juga harus mengalah karena institusi yang sempat di pimpin oleh Hari Cahyo Purnomo itu sedang kedatangan tim dari inspektorat pemeriksaan badan pengawas kabupaten Banyuwangi.
Namun demikian menurut Kadisperindag yang baru Ketut Kencana kedatangan tim inspektorat hanya melakukan pengawasan biasa dan meminta kelengkapan administrasi yang diperlukan. “Cuma sekedar melakukan pemeriksaan biasa,” kata ketut kepada wartawan.
Ketut juga berupaya menghindar ditanya persoalan dana pajak kegiatan yang di tutupkan untuk pembiayaan dana kegiatan Banyuwangi Batik Festival(BBF) 2016. Berkaitan dana pajak yang menjadi tanggungan instansinya, ketut tidak mau mendahului hasil pemeriksaan.
Yang jelas menurut ketut, hal itu terjadi pada saat disperindag dipimpin kadis Perindag lama apakah itu menjadi tanggung jawab pribadi atau institusi, nanti saja setelah pemeriksaan
“Wah saya kan baru menjabat disini Januari, kalau dana itu saya tidak tahu, itu kan terjadi sebelum saya, pak Hari Cahyo,” ungkap Ketut. Senin(6/2/2017).

Komang Dedy, Kabid Perindustian. 

Sementara, Ketua kegiatan Banyuwangi Batik Festival(BBF) 2016 yang juga kepala bidang perindustrian pada kantor Dinas Perindag Banyuwangi, Komang Dedy mengatakan, dana pajak kegiatan itu sebenarnya sudah terbayar melalui bendahara kantor.
Untuk itu dirinya tak mau harus bertanggung jawab membayar kembali dana tersebut. “Saya jangan dikorbankan, yang penting kita sudah bayar semuanya,” kata Komang.
Ketua LSM KPJ Merah Putih M. Yunus mengatakan, persoalan dana pajak untuk talangan Kegiatan Festival adalah kesalahan. Jelas Pak ketut gak tahu, dia baru menjabat,” Katanya
Ia menambahkan, bahwa banyuwangi terlalu banyak Festival hanya untuk pencitraan. (Dafid Firmansyah/team)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.