‘Ahyar Abduh’ Pemimpin Yang Dilahirkan Bukan Dicetak

0
710
Ahyar Abduh Pemimpin Yang Dilahirkan Bukan Dicetak
Ahyar Abduh Calon Gubernur NTB (Foto: Zulkarnain)

MATARAM, radar-x.net – Munculnya seorang pemimpin bisa disebabkan oleh dua faktor yaitu lahirnya seorang pemimpin karena memang murni dibutuhkan dan diidam-idamkan oleh rakyat (masyarakat) karena dinilai dari berbagai aspek sosok pribadi seseorang itu.

Faktor lainnya adalah munculnya seorang pemimpin memang telah dipersiapkan sejak awal atau jauh-jauh hari melalui pengkaderan, penggemblengan, ataupun pendidikan yang sengaja dicetak untuk melahirkan seorang pemimpin.

Berkaitan dengan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018 nanti, akan memilih pemimpin (Gubernur) nya secara langsung, saat ini telah muncul beberapa nama Calon yang siap berkompetisi di Pilkada untuk menduduki kursi NTB 1 nanti, diantaranya adalah TGH. Ahyar Abduh, pada saat ini menjabat sebagai Walikota Mataram. Kemunculan nama TGH.Ahyar Abduh sebagai Calon Gubernur NTB Periode 2018-2023 bukanlah kehendak pribadi. Hal ini disampaikan oleh Ridwan Hidayat, salah satu Calon Tim Pemenangan TGH.Ahyar Abduh untuk NTB 1 pada saat menerima kedatangan beberapa tokoh perwakilan masyarakat dari desa Aik Berik kecamatan Batukliang Utara, desa Wajegeseng, kecamatan Kopang, dan dari desa Tampak Siring, kecamatan Batukliang yang semuanya dari kabupaten Lombok Tengah di Kediaman Pendopo Walikota Mataram,Sabtu (12/02/2017).

“Munculnya nama TGH.Ahyar Abduh bukanlah kehendak dan keinginan pribadinya.Tidak pernah terlintas dalam benaknya untuk berkompetisi sebagai Gubernur NTB nanti. Nama TGH. Ahyar Abduh muncul karena permintaan banyak tokoh masyarakat dari berbagai kalangan di NTB ini bahkan beberapa tokoh nasional meminta kesediaannya untuk memimpin Provinsi NTB,” kata Ridwan Hidayat,menjelaskan.

“Bila kita melihat sosok figur dan perjalanan kehidupan seorang TGH.Ahyar Abduh dari beberapa aspek, dia adalah pemimpin yang dilahirkan bukan dicetak. Dibidang Agama, pengetahuannya sangatlah memahami, karena dia juga putra dari salah satu Tuan Guru (Ulama) di Pulau Lombok yaitu TGH.Abdul Hanan. Dibidang politik, TGH.Ahyar Abduh dua periode sebagai Wakil Walikota Mataram mendampingi Almarhum H.Muh. Ruslan sebagai Walikota Mataram, dan saat ini pula dia menjabat sebagai Walikota Mataram. Dibidang sosial kemasyarakatan, TGH.Ahyar Abduh sangatlah dekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan dan lapisan.

Ini terbukti pada saat pencalonan Walikota Mataram beberapa waktu yang lalu, TGH. Ahyar Abduh adalah Calon tunggal. Ini artinya, masyarakat Kota Mataram khususnya, sangat menghormati dan menghargai TGH.Ahyar Abduh. Dari penilaian beberapa aspek itulah, TGH.Ahyar Abduh diminta oleh masyarakat melalui perwakilan para tokoh untuk bersedia mengemban amanah membawa NTB ini menuju masyarakat yang Religius, Berbudaya, dan Sejahtera.” Kata Ridwan Hidayat, menambahkan. (Zulkarnain)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.