Pemberhentian Security PT. SJI COY, Sudah Sampai di DPRD Rohul

0
683
Pemberhentian Security PT. SJI COY, Sudah Sampai di DPRD Rohul
Pimpinan DPRD Rohul H . Zulkarnain, S. Sos, Abdul Muas bersama Wakil Ketua Komisi III Budi Suroso dan Anggota Siondri dan Ketua Komisi II Nofli Wanda saat menerima asipirasi serta data 77 orang Security dan PK PT SJI Coy Kepenuhan yang di Berhentikan sepihak. (Foto: Lis)
ROKAN HULU, radar-x.net – Sebanyak 77 orang Security atau satpam serta PK yang selama ini menjadi pengamanan di Perusahaan Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. SJI Coy yang ada di Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau mendatangi Kanto DPRD setempat.
Kedatangan Puluhan Satpam dan PK tersebut, mereka menyampaikan asipirasinya, terkait dugaan pemberhentian mereka bekerja oleh manajemen Manajemen PT. SJI Coy tempat mereka bekerja.
Pada pertemuan itu, DPRD Rohul mengharapkan Manajemen perusahaan agar memperkerjakan Security yang di berhentikan tersebut kembali.
Demikian terungkap pada hearing antara 77 orang Security atau satpam yang di berhentikan sepihak dengan Komisi III DPRD Rohul di Ruang Paripurna Kantor DPRD setempat Selasa, (24/1/2017).
Foto: Lw
Pada acara dengar pendapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Rohul H. Zulkarnain S. Sos dan Abdul Muas, sedangkan dari Komisi III yakni Wakil Ketua Budi Suroso, Anggota Siondri bersama Ketua Komisi II Nofli Wanda. Sedangkan dari mereka Security yang di berhentikan mereka datang bersama Pimpinan PT. Eka Garda Nusantara (EGM) Heri Susanto selaku pengadaan tenaga keamanan di PT SJI Coy dan Perwakilan Tokoh adat Kepenuhan serta lainnya.
Selama hearing berlangsung, perwakilan security menyampaikan tututan mereka kepada PT SJI Coy melalui Anggota DPRD Rohul yakni, untuk mereka dapat kerja kembali di Perusahaan yang ada di wilayah mereka tersebut.
“Berharap kepada Anggota DPRD Rohul bisa mefalitasi apa yang yang menjadi asipirasi yang sudah kami sampaikan ,”kata Perwakilan Security yakni Nasrizal selaku Dandu yang juga yang menyampaikan asipirasi mereka di hadapan Pimpinan DPRD Rohul.
Dijelaskan Nasrizal, Security  sudah menjadi tenaga Pengamanan di PT SJI Coy sejak Tahun 2008-2010 namun nama PT yang bekerja sama dengan perusahaan dirinya tidak mengetahui karena bergabungnya dirinya menjadi Security sejak Tahun 2010-2012 dari PT. BRAVO dan dari tahun 2012-2014 PT Delta.
“Selanjutnya dari Tahun Juli 2014-2017 kami kerja melalui PT PT Eka Garda Nusantara (EGM), namun secara sepihak kami diberhentikan sepihak di awal tahun 2017 ini tanpa selembar surat yang disampaikan kepada kami masing-masing security.
“Untuk itu kami menyampaikan laporan di DPRD Rohul,”urainya.
Menanggapi apa yang disampaikan Security yang diduga di berhentikan sepihak tersebut, Pimpinan hearing yang juga Wakil Ketua DPRD Rohul didampingi Pimpinan lainnya Abdul Muas dan Komisi III DPRD Rohul yang membidangi tenaga kerja mengatakan, Seluruh asipirasi sudah di terima, dan hari ini juga sudah kita panggil Manajemen PT SJI Coy untuk kita dengar apa alasan Pemberhetian 77 Security tersebut.
“Kita berharap, setelah ada pertemuan dengan managemen PT SJI Coy ada titik terang, sehingga security yang sudah di berhentikan dapat mereka bekerja kembali,”kata H. Zulkarnain, S. Sos kepada Wartawan usai acara hearing tersebut.
Wakil Ketua DPRD Rohul yang dari Partai Golkar ini menegaskan, Perusahaan tidak bisa melakukan pemberhentian sepihak pekerjanya, apa lagi mereka ini warga tempatan Kepenuhan yang ada PT SJI Coy beraktifitas.
“Untuk itu kita meminta perusahaan untuk memperkerjakan kembali security yang sudah mereka berhentikan sepihak itu,”pintanya.
Untuk diketahui, security yang bekerja di PT SJI Coy berjumlah 77 orang tersebut mereka bekerja melalui PT Eka Garda Nusantara (EGM) dengan sistim kontrak. 
Pimpinan PT PT Eka Garda Nusantara (EGM) Heri Susanto kepada Wartawan membenarkan dari tahun 2014 security yang bekerja di PT SJI Coy Kepenuhan bekerja melalui PT yang dipimpinnya tersebut. Namun pemberhentian security dari Manajemen PT SJI Coy dirinya belum menerima surat resmi dari Manajemen perusahaan.
Lanjutnya, tentang kontrak lanjutan sudah beberapa kali kita ajukan kembali kepada perusahaan, namun perusahaan belum memberi Jawaban kepada kami.
“Sehingga hari ini saya bersama security yang diberhentikan ini menyampaikan asipirasi ke DPRD Rohul, dan berharap apa yang mereka sampaikan bisa diperjuangkan, karena seluruh security yang diberhentikan ini, merupakan warga yang tidak jauh dari PT. SJI Coy, mereka juga menjadi security sudah melalui Pendidikan Satpam,”harapnya.
Pimpinan PT EGN ini juga memberikan Apresiasi kepada DPRD Rohul, atas penerimaaan mereka yang menyampaikan asipirasi. Karena hanya selama dua hari mereka sudah menyampaikan laporan, dan langsung ditanggapin.
“Terimakasih pak Anggota DPRD Rohul,”ucapnya. (FW/Lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.