BPD Desa Mantang Didesak Mengundurkan Diri

0
493
BPD Desa Mantang Didesak Mengundurkan Diri
Pertemuan Antara BPD, FARAGAT dan Muspika (Foto: Zulkarnain)

LOMBOK TENGAH – Pertemuan masyarakat Desa Mantang yang tergabung dalam Front Aksi Masyarakat Menggugat (FARAGAT) dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mantang kembali terjadi bertempat di Aula Kantor Desa Mantang, Kamis (12/01/2017).

Pertemuan ini berdasarkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh Ketua BPD, Saiful Azri, Selasa,(10/01/2017), yang disampaikan oleh FARAGAT, bahwa pertemuan BPD dengan FARAGAT akan diadakan kembali dalam waktu 2×24 jam, tepatnya hari Kamis (12/01/2017).

Dalam pertemuan hari ini, Kamis(12/01/2017), dihadiri pula oleh Camat dan Kapolsek Batukliang.Yang diinginkan FARAGAT adalah jawaban dari BPD setelah dilakukan pertemuan (Hearing) pada hari Selasa yang lalu.Tapi ternyata, jawaban dari BPD tidak ada. Hal ini disampaikan oleh FARAGAT melalui Sekretarisnya, Baiq Sri Aryaningrum, yang akrab disapa Baiq Ning.

Kami menginginkan jawaban dari BPD hari ini, bukan perdebatan dengan masyarakat, karena aspirasi telah kami sampaikan. Jawaban tentang persoalan sistem di Pemerintahan Desa Mantang ini yang buruk, yang tidak sesuai dengan mekanisme. Kami mempertanyakan hak-hak sebagai masyarakat, kami bukan gerakan politik, masyarakat butuh transparansi dari Pemerintah Desa. Karena itu, BPD lah tempat harapan kami (masyarakat) untuk melakukan perubahan sistem yang benar, yang sesuai dengan mekanisme di Desa ini. Persoalan masyarakat yang terlalu luas, kami yakin BPD tidak bisa bekerja sendiri, tapi bukan berarti BPD membiarkan permasalahan dan persoalan Desa selama empat tahun ini tanpa mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan atau permasalahan desa. BPD seharusnya merangkul masyarakat, sebagai wakil masyarakat, BPD harus memperjuangkan aspirasi-aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Desa.

FARAGAT Meminta BPD bisa membatasi ruang gerak Pemdes(Kepala Desa) yang tidak seimbang, yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak.Tapi apa, kami kecewa terhadap anggota BPD yang tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya selama ini.Kami heran, BPD tidak tahu menahu tentang permasalahan di desa, bila BPD mengetahui,nmengapa diam, kualitas dan SDM anggota BPD perlu dipertanyakan, tandas Baiq Ning.

“Kami sangat kecewa atas kinerja dan SDM anggota BPD empat tahun ini. Kami tidak percaya dengan kinerja anggota BPD. BPD seolah-olah berpihak kepada kepentingan pribadi Kepala Desa bukan kepada kepentingan masyarakat banyak. BPD diam terhadap kebijakan Pemdes (Kades) yang tidak sistematis. “Apa yang BPD lakukan ketika masyarakat tidak percaya lagi kepada anggota atau perwakilanya yang ada di BPD selama ini,” tanya Baiq Ning.

Bila tidak ada titik temu dari BPD dengan masyarakat (FARAGAT) pada hari ini, kami akan melanjutkan permasalahan ini kepada Pemkab Lombok Tengah.Silahkan anggota BPD mengundurkan diri semua, karena aspirasi masyarakat tersumbat oleh BPD selama ini. “Kalau tidak mampu menjadi menjadi fungsi kontrol desa lebih baik mundur saja jadi BPD,” cetus Baiq ning.

Pertemuan yang cukup alot akhirnya selesai menjelang maghrib dengan kesepakatan, BPD meminta waktu kembali untuk mengadakan rapat internal BPD atas apa yang disampaikan oleh masyarakat yang tergabung dalam FARAGAT.

Kami meminta waktu untuk menyampaikan dan berkoordinasi dengan Kepala Desa, serta kami di BPD perlu mengadakan rapat internal untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh FARAGAT, kata Ketua BPD, Saiful Azri.

Permintaan BPD inipun didukung oleh Camat Batukliang, H.Lalu Sabit,S.IP, dengan harapan mendapatkan solusi yang lebih baik terhadap permasalahan serta persoalan tersebut demi Desa Mantang. (Zulkarnain).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.