Bangsal Sari Banjir, Bina Marga Provinsi Terkesan Tutup Mata

0
985
Bangsal Sari Banjir, Bina Marga Provinsi Terkesan Tutup Mata
Lokasi banjir di poros jalan petung Bangsalsari, Jember. (Foto:Rul) 
JEMBER – Bulan Desember adalah bulan yang dikatakan orang besar besarnya sumber, (Gede-gedene sumber, – jawa,Red), sampai-sampai hampir dipenjuru pulau jawa diserang banjir. Akibat debit air yang sangat deras dan hujan hampir setiap hari, baik siang maupun malam hari, dan hal ini telah sering terjadi, namun tak ada tindakkan dari Bina Marga Provinsi tersebut.
Seperti yang terjadi di Kec. Bangsal sari, Kab. Jember Jawa Timur, akibat hujan yang mengguyur sejak Kamis (8/12/16) siang sampai malam, sepanjang jalan poros utama Petung sampai Bangsalsari, terjadi banjir bandang, akibat air yang mengalir dari kawasan utara Bangsalsari memang pada zona ketinggian, sehingga air tak mampu masuk sungai, bahkan banyak yang menggenangi persawahan masyarakat sekitar, sehingga sampai meluber kejalan raya menuju Surabaya setinggi satu meter lebih.
Bahkan banyak mobil dan roda dua yang antri dan mogok di sepanjang 3 km, air tersebut bahkan sampai masuk kerumah warga setempat dengan kedalaman satu meter lebih, dan diduga jalur Bangsal sari tak ada drainase untuk menampung air tersebut, bahkan disepanjang daerah banjir justru banyak warung berdiri, yang seharusnya dipakai tempat pembuangan air guna antisipasi terjadi banjir seperti ini.
Sementara PU Bina Marga Provinsi yang ada di Jember, terkesan tutup mata, bahkan dengan kejadian banjir ini, tak ada satupun petugas yang dilapangan, bahkan banyak petugas dari Brimob dan polres Jember, sehabis pengamanan pilkades, juga sibuk untuk mengatur lalu lintas didepan kantor desa Tisnogambar, Bangsal sari.
Perlu diketahui, sampai berita ini diterbitkan, tak ada satupun petugas yang dikonfirmasi, terutama dari PU Bina Marga Provinsi yang di Jember.(Rul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.