Lepas Pisah KKN IAIN Jember, Berlangsung Meriah

0
1073
Lepas Pisah KKN IAIN Jember, Berlangsung Meriah
Lepas Pisah, Mahasisa IAIN Jember, (Foto:Abas) 
BONDOWOSO – Perpisahan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Raden Paku Jember yang terdiri dari enam Posko dari enam Dusun di Desa Suco Lor, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso berlangsung haru Dibalai Desa. Beberapa masyarakat tampak menangis dan tertunduk sedih ketika kata-kata perpisahan disampaikan salah satu mahasiswa di Balai Desa Suco Lor, Selasa (30/08/2016) Pukul 18:45 WIB
Selama 10 hari mengadakan lomba yang bertempatkan di balai Desa Suco Lor dalam menyambut Hari Kemerdekaan ke 71 KKN IAIN ahirnya mengadakan perpisahan dengan masyarakat yang di isi dengan pembagian hadiah dan tampilan kesenian Mahasiswa KKN.
Giat acara dihadiri seluruh jajaran pemerintah Desa Suco Lor, dari Kades, Sekdes, Kasun, RT, RW beserta tokoh Masyarakat, tokoh Agama, Tokoh pemuda dan seluruh ormas yang ada di Desa Suco Lor.

Pada moment ini, Abd. Mukit Yazit, Kepala Desa Suco Lor, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa KKN. Karena beberapa program yang dijalankan sangat membantu pembangunan masyarakat, baik pembangunan fisik terutama pembangunan mental spiritual. 

“Banyak terobosan baru yang dibuat oleh mahasiswa KKN, diharapkan ini bisa menjadi pedoman bagi masyarakat nantinya. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangan dan pengabdian semoga ini menjadi ladang amal, hendaknya kedepan adik-adik kita ini lebih sukses,” tuturnya, 
Di kesempatan yang sama, Sekdes Desa Suco Lor, Lutfi, mengatakan, saya pribadi serta mewakili seluruh jajaran pemerintah Desa beserta masyarakat mengucapkan banyak terima kasih atas ilmu dan motivasi dari adik-adik KKN. Meski hanya satu bulan lamanya berbaur dengan kami, tapi banyak sekali kenangan yang ditinggalkan di Desa kami, seperti halnya adanya kegiatan yang berupa Sosialisasi Hukum dan lomba antar RA se desa. 

“Ini adalah bentuk kepedulian adik-adik KKN dalam membangun Desa kami. Karna di bulan ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan yang ke 71. Sehingga kemeriahan dalam menyambut HUT ke 71 tidak semeriah seperti tahun ini’.’ jelasnya
Pada kesempatan yang sama Nur Halim, dari fakultas Syari’ah, posko 91 Dusun Cangkring II, keberadaan dirinya bersama anggota di Desa Suco Lor, disambut baik masyarakat. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran dan dukungan dari masyarakat dalam menjalankan program KKN. Selama berlangsungnya kegiatan masyarakat selalu memberikan dukungan penuh baik secara moril, materil. 
“Kami datang ke Desa Suco Lor rasanya bukan seperti KKN, melainkan terasa seperti pulang kampung. Masyarakatnya sangat ramah dan terbuka dengan hal-hal baru yang kami bawa, sehingga tak banyak kendala dihadapi di lapangan,” ungkapnya dengan nada senang kepada Radar-X.Net.
Disamping itu, Rian Santoso, selaku alumni angkatan 2009 seorang Pemuda yang berasal dari Dusun Cangkring I mengaku sangat sedih atas kepergian dari mahasiswa KKN IAIN, karena keberadaan mahasiswa KKN di Desa kami ini menjadi motor penggerak remaja dan remaji dalam bidang agama. 
Selain itu, keberadaan mahasiswa tersebut juga memberikan sumbangan pemikiran sangat besar dalam menggerakan masyarakat dalam berbagai bidang. “Rasanya waktu satu bulan ini sangat singkat bagi kami, sebab masyarakat masih membutuhkan keberadaan mahasiswa KKN. Kalaulah bisa kami meminta, hendaknya waktu untuk mahasiswa KKN ini di perpanjang, namun tampaknya hal itu tidak bisa dilakukan, sebab hari ini kami sudah berpisah,” katanya.

Sebagai akhir dari acara, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba oleh kepala desa dan sekertaris desa Sucolor. acara berlangsung meriah, tentram dan aman.(Abas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.